Senin, 24 Maret 2014

Dari Sahabat Untuk Sahabat



Arsip: 21 Okt 2003



Rasakah beranjak dewasa
Tiada sempurna, yang kita kagumi,
tak dengan orang tua.
Terlalu banyak dusta,
hingga kita hanya bisa percaya diri sendiri.
Kau tak perlu menjadi seperti yg mereka inginkan.
Kau kan lebih senang dan bangga jadi apa yang kau citakan.

Ini hidupmu,
segala kisahmu,
hari-harimu,
teman-temanmu,
perasaanmu.
Yang kau lakukan,
yang kau miliki.
Kehidupanmu, tak selamanya menyenangkan.
Tapi itu semua milikmu.
Nikmati saja.

Setiap suka, duka, lara, canda, tawa, cinta,
dan kekesalan serta kekecewaan.
Nikmati setiap perasaan yang hadir,
Setiap angin yang berhembus,
setiap bunga yang bermekaran.
Lakukan yang ingin kau lakukan,
jangan karena terpaksa.

Selalu ada hal baru untuk dicoba.
Kau masih muda, sangat muda.
Kau memiliki keberanian
dan percaya diri,
yang tak dimiliki sebagian orang dewasa.
Karena kau belum pernah putus asa,
karena kau belum pernah gagal,
dan tak takut terluka.
Kau akan (dan telah) mendapat banyak persoalan.
Tapi kau akan (dan telah) mendapat banyak keberuntungan.

Dalam hubungan dengan teman-teman,
akan selalu ada perubahan.
Jangan paksa kala tiada lagi sama,
kala ingin ambil jalan hidup berbeda.
Kau harus berdiri pada dirimu sendiri.
Ada orang yang memasuki hidupmu,
dan pergi begitu saja.
Ada pula yang meninggalkan jejak pada hatimu,
dan dirimu tiada lagi sama.
Orang yang kau temui,
bukanlah suatu kebetulan.
Tapi untuk suatu kemanfaatan
yang kau pelajari dari mereka.

Nikmati masamu,
jangan terlalu dipikir.
Semuanya akan baik-baik saja.
Perubahan adalah hal yang pasti.
Semua merasa sama,
dan belajar mekar.
Masa ini kan selalu terkenang,
selalu dirindukan,
selalu ada,
dalam setiap detak jantungmu,
hembusan nafasmu,
kedipan matamu,
helaian rambutmu,
sebagaimana kau rindukan masa kecilmu.

Nikmati dirimu,
segala kelebihan dan kekurangan.
Hal-hal yang kau sukai,
hal-hal yang kau lakukan.
Cintai dirimu,
hargai perasaanmu,
Pegang teguh nilai dan norma yang kau anut.
Masa ini tak kan lama.
Kala kau sudah sedikit lebih dewasa (lagi),
dan sedikit lebih mengerti,

kala kau sibak,
kala kau ingat,
kala kau kenang,

Kau kan tersenyum.

Tidak ada komentar: